Peramalan Kedatangan Gempa ?

Indonesia merupakan negara yang berada di lempeng australia dan eurasia yang merupakan jalur gunung api aktif, hal ini menyebabkan indonesia menjadi negara yang sering ditimpa bencana alam seperti gempa, gunung meletus, banjir bandang dan sebagainya, genpa merupakan bencana yang sering dirasakan oleh penduduk di indonesia, khususnya di wilayah pertemuan( subduction) lempeng. Bencana gempa telah merenggut banyak korban jiwa, oleh karna itu banyak peneliti yang mencoba mempelajari tanda- Suatu pekerjaan yang sangat sulit dalam penelitian seismologi adalah meramalkan gempa.

Hanya ada beberapa petunjuk yang dapat kita terima akan terjadinya gempa yaitu :

1.Badai magnetis mendahului gempa, kadang-kadang terjadi 24 jam sebelum gempa
2.Gempa bumi didahului oleh suatu gema (perlu pelatihan penajaman filling & insting) hitungan kecepatannya dalam detik.
3.Diyakini bahwa gempa bumi didahului oleh pengeluaran-pengeluaran gas oleh kawah gunung berapi
4.Penggunaan Tiltmeter (pengukur penurunan tanah permukaan). Pada setiap tempat dipermukaan bumi turunya permukaan    tanah secara horizontal berubah-ubah secara berkesinambungan, berlangsung secara lambat dan akan dipercepat persis sebelum gempa terjadi
5.Penggunaan JPS (alat penentu posisi tempat berdasarkan garis lintang dan bujur)
6.Bantuan dari pengamatan perilaku binatang (terutama yang melata)

                                                                                 KEKUATAN GEMPA
Kekuatan (skala Rikter) Vibrasi Percepatan mm/detik Karakteristik
1

Mikroseisma

0 – 2,5

Terdeteksi oleh alat

2

Sangat lemah

2,5 – 5,0

Dirasakan hanya diatas lantai

3

Lemah

5 – 10

Dirasakan hanya sebagian orang, goncangan jarang terlihat & tdk menakutkan

4

Moderat

10 – 25

Dirasakan oleh banyak orang di dalam bangunan, pintu dan jendela bergoyang, lantai bergerak mengayunkan setiap benda dengan perlahan

5

Tampak

25 – 50

Dirasakan oleh semua orang, membangunkan orang tidur, menimbulkan ketakutan, menggoyang-goyangkan setiap objek dengan dahsyat, pendulum jamberhenti

6.

Kuat

50 – 100

Dirasakan oleh semua orang di dalam ruangan, banyak yg berhamburan keluar karena takut, objek-objek berjatuhan pada setiap rumah, dinding-dinding bangunan menjadi retak, kerusakan pada bangunan yg kecil.

7

Dahsyat

100 – 250

Menimbulkan ketakutan & panik, terasa diluar bangunan, semua orang berhamburan keluar bangunan, genteng berjatuhan, kerusakan ringan akan terjadi pada setiap bangunan

8

Merusak

250 – 500

Menimbulkan panik, kehancuran pada setiap bangunan, akan menciderai sebagian orang

9

Menghancurkan

500 – 1000

Sebagian bangunan akan total hancur, banyak korban jiwa

10

Meluluh lantakkan

1000 – 2500

Banyak bangunan hancur, banyak menelan korban, retakan-retakan terjadi dalam lapisan kerak bumi. Tanah longsor terjadi di pegunungan-pegunungan

11

Malapetaka

2500 – 5000

Bangunan hancur sama sekali, jembatan, kontruksi besi dan semen runtuh, tiang listrik, telpon, tiang besi lainnya melengkung, retakan-retakan lebar horizontal tampak dipermukaan tanah, banyak longsor & runtuhnya lapisan batuan

12

Malapetaka luar biasa

> 5000

Bangunan yang paling kuat hancur, ratakan-retakan vertikal dan horizontal terjadi ditanah berbatu-batu

This entry was posted in Tak Berkategori.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s